Untuk memeriahkan Ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, sudah menjadi kebiasaan warga di Perumahan Pondok Indigo membuat acara ramah tamah warga, khususnya warga Jl. Kenanga, Yang digelar Saat Malam Hari.
Para Bapak-bapak Akan menggelar tikar untuk sekedar mengobrol Dan ngopi. Para Ibunya, memasak kerang rebus Yang nantinya dicocok dengan saus. Dan anak-anaknya, disediakan TV Dan DVD untuk menonton bersama. Malam itu, tidak ada jam Malam untuk anak-anak. Mereka bebas bermain sampai baterainya habis.
Saat TV mulai dipasang, semua anak Sudah mengambil bangku masing-masing, Dan meletakan Di depan TV. Rawi dan adiknya Ladi Yang berusia 3 tahun, duduk Di paling pojok sebelah kiri. Dekat dengan tikar tempat Bapak-bapak duduk. Di dekatnya, Ada juga pohon tinggi besar.
Film Yang disetel Sudah mulai. Semua anak fokus melihat TV. Menikmati serunya jalan cerita film. Kecuali Ladi. Entah kenapa, dia lebih tertarik menatap pohon besar Di dekatnya. Rawi Yang tadinya sedang seru melihat TV, menjadi beralih pandang Saat menyadari adiknya Yang tengah melihat ke dahan pohon itu.
'liat apa sih?' pikirnya. Tapi Rawi Sama sekali tidak melihat apa-apa Di sana.
"De Liat apa sih?" Tanya Rawi pada Ladi.
Ladi Yang Masih berusia 3 tahun, tidak menjawab apa-apa.
"Udah, nonton Aja Tu, filmnya bagus", lanjut Rawi. Ladi menuruti perkataan kakaknya. Ia mulai menikmati film Di TV.
Tak lama kemudian, Rawi kembali melihat Ladi. Ternyata, Ladi kembali menatap ke Arah pohon itu. Rawi pun kembali melihat ke Arah pohon itu. Dan sekali lagi.., tidak ada apa-apa. Rawi mulai merinding. Dia mulai sedikit takut. 'Apa sih Yang diliat Ladi?' pikirnya.
"De, udah jangan diliatin, nonton Aja ya.." katanya.
Ladi kembali menuruti perkataan Rawi. Tapi untuk ketiga kalinya, tidak lama setelah itu, Saat Rawi kembali melihat adiknya.... Adiknya Ladi, tetap kembali menatap ke Arah pohon besar Di dekatnya. Dan Kali ini, Ladi.. tersenyum.
Rawi semakin ketakutan. Dia lalu melihat lagi, ke Arah pohon itu. Namun, Rawi tetap tidak melihat apapun Di sana. Akhirnya, dengan sigap, Rawi mengajak Ladi untuk pindah tempat ke pojok sebelah kanan.
Setelah pindah ke Sana, Ladi tidak lagi melihat ke Arah pohon, melainkan fokus menonton TV. Rawi menjadi tenang. Yah, meskipun harus dekat dengan tempat sampah. Yang penting, Ladi Sudah tidak bersikap aneh lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar