Rabu, 18 April 2018

SEKEDAR KATA UNTUK MEMECAH TANGIS YANG TAK BISA PECAH..

Aku berdiri..
Disini sendiri..
Lalu sebuah tangan meraihku..
Aku ragu..
Akankah tangan ini membawaku menuju bahagia?
Atau sebaliknya..
Lalu aku berdoa..
Dan entah bagaimana..
Aku menjadi yakin..
Dan bersumpah untuk tak menyesal kelak..
Hari berlalu..
Usia semakin rapuh..
Meski jiwa semakin kuat..
Namun ujian pun menjadi semakin berat..
Awalnya Aku mampu..
Tapi lama-lama Aku luluh..
Lalu aku bertanya..
Sabar Yang tiada batas itu,
Kemana hilangnya ia..?
Hei kau!!
Yang dikirim Illahi untuk mengujiku..
Taukah kau kemana hilangnya ia?
Apa kan terjadi..
Ketika Aku tak mampu Lagi menyungging senyum..
Ketika Aku tak mampu Lagi membisik doa..
Matikah hatiku?
Tidak!!
Itu tak akan terjadi..
Kupastikan itu..
Lihatlah laut maha Luas..
Itulah sabarku..
Maka engkau..
Tunggulah..



Ketika saatnya kau melihatku..
Akan kupastikan..
Tatapanmu tak bisa lepas dariku..
Aku pun menunggu..


Sumber gambar : google.com (waktu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar